Resep untuk membuat Laksa Betawi

Nama laksa diambil dari kata dalam bahasa Sanskerta (India kuno) yaitu laksha yang berarti “banyak”. Hal itu menunjukkan bahwa mi laksa dibuat dengan banyak bumbu. Dalam laksa ada gabungan elemen Tiongkok dan Melayu. Menurut sejarah, Laksa adalah makanan berjenis mie yang diberi bumbu sesuai kebudayaan peranakan. Laksa sebenarnya terdapat beberapa jenis. Namun yang dikenal di Indonesia adalah jenis laksa penang. Bentuk mie nya bulat putih dan sedikit tebal.
laksa betawi
Laksa betawi lazimnya berisi ketupat, telur, tauge pendek, daun kemangi, dan kucai. Ada juga yang menambahkan bihun dan perkedel, tetapi keduanya hanya sebagai variasi atau tambahan.
Bahan-bahan:

  • 1 liter Santan Cair
  • ½ ekor ayam, kemudian di potong 4 bagian
  • 250 ml santan kental

Bumbu:

  • 2 bt sereh, memarkan
  • 2 lbr daun salam
  • 2 lbr daun jeruk
  • bumbu halus:
  • 8 bh bawang merah
  • 4 bh bawang putih
  • 1sdm ketumbar
  • 1 pt kunyit
  • 1 pt jahe
  • 1 pt lengkuas2
  • bh cabe merah
  • 6 btr kemiri
  • ½ sdt gula jawa
  • ½ sdm garam

Pelengkap:

  • 150 gr bihun, rendam, tiriskan potong-potong
  • 2 butir telur rebus
  • 2 ikat daun kemangi, ambil daunnya
  • 1 sdm bawang goreng
  • 2 buah jeruk nipis, iris tipis.

Cara membuat:

  • Tumis bumbu dengan 3 sdm minyak goreng hingga harum- masukkan santan cair, masak hingga mendidih- masukkan ayam, masak hingga matang, angkat. Suwir-suwir- tuang santan kental kedalam rebusan santan cair masak sambil diaduk hingga mendidih.
  • Cara menyajikan: tempatkan bihun dalam mangkuk, beri suwiran daging ayam, irisan telur, dan daun kemangi. Tuangi kuah laksa, taburi bawang goreng. Sajikan dengan ditemani irisan jeruk nipis.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Search