Nasi Uduk Betawi, Makanan Lagenda yang Wajib Anda Coba

Nasiudukbetawi.com – Anda seorang pecinta kuliner Indonesia tapi belum pernah mencoba sama sekali nasi uduk yang merupakan makanan terenak di Jakarta? Wah jangan sampai deh! Nasi uduk Betawi, menjadi salah satu makanan asal Betawi yang tak pernah lekang oleh waktu. Keenakanya jelas sudah tersohor sampai kemana-mana. Jadi tak ada alasan bagi Anda belum mencoba makanan yang satu ini.

Nasi uduk Betawi memang memiliki cita rasa yang begitu khas. Hal ini disebabkan karena nasi uduk betawi saat proses masaknya, memang menggunakan bumbu yang berasal dari rempah-rempah. Selain rasa rempah yang begitu khas, aroma nasi uduk Betawi pun tak kalah menggodanya. Selain itu, tekstur yang lembut dan pulen dari nasi uduk Betawi, pastinya akan menambah kelezatannya.

Jadi jelas Anda harus sekali mencicipi makanan yang sudah melagenda di masyarakat Jakarta ini. Sebagai makanan yang melagenda dan populer di kalangan masyarakat Jakarta, pastinya nasi uduk Betawi memilki sejarah yang wajib sekali untuk Anda ketahui. Yuk simak ulasan singkat mengenai sejarah nasi uduk betawi berikut ini.

Sejarah Nasi Uduk Betawi yang Melagenda

Selain rasanya yang begitu lezat, ternyata nasi uduk Betawi juga memiliki sejarah yang cukup menarik untuk diketahui. Nah, berikut adalah sejarah singkat dari nasi uduk khas Betawi yang perlu Anda ketahui.

Sudah Ada Sejak Abad ke 14

Siapa sangka makanan gurih yang yang satu ini sudah ada sejak abad ke 14. Awal mulanya nasi uduk dibawa oleh para pedagang melalui jalur perdagangan. Dikatakan bahwa yang pertama kali membawa dan memperkenalkan nasi uduk adalah para pedagang yang berasal dari tanah Melayu. Orang-orang Melayu ini berasal dari tanah Sumatera yang kemudian hijrah dan menetap di pulau Jawa.

Pendapat Mengenai Nama Nasi Uduk

Beberapa orang mengklaim bahwa nama ‘uduk’ yang dijadikan nama dari nasi uduk berasal dari bahasa sunda. Arti kata uduk dalam bahasa Sunda adalah ‘bersatu’ atau ‘bercampur’. Tapi tak sedikit pula yang mengklaim bahwa nama ‘uduk’ pada nasi uduk, berasal secara etimologi, yang memilki arti kata ‘susah’. Jika dilihat dari sejarah, mamang benar dulunya nasi uduk hanya dijual menggunakan gerobak-gerobak dan hanya bisa di jumpai di pasar saja, mungkin juga pada waktu itu, memang nasi uduk hanya diperuntukan untuk golongan orang menengah kebawah.

Pertama Kali Dijual di Kebon Kacang

Pada awalnya, memang nasi uduk hanya dapat dijumpai di derah Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta. Mamang sampai sekarang, Anda masih dapat menemukan penjual nasi uduk di daerah Kebon Kacang, dan nasi uduk di daerah ini pun terkenal dengan kelezatannya. Bahkan banyak para pedagang nasi uduk yang menggunakan nama embel-embel ‘Kebon Kacang’ untuk menarik para pelanggannya. Salah satu ciri khas dari nasi uduk kebon kacang adalah nasi uduknya dibungkus menggunakan daun pisang, dan dibentuk menyerupai kerucut. Dengan menggunakan daun pisang sebagai bungkusnya. Tentunya nasi uduk kebon kacang memilki aroma yang begitu sedap dan sangat khas, belum lagi taburan bawang merah goreng yang melipah, menjadikan nasi uduk kebon kacang begitu populer sampai sekarang.

Itulah sejarah singkat mengenai nasi uduk Betawi. Sebagai pecinta kuliner tentunya ada baiknya Anda juga tahu mengenai sejarah dari makanan tersebut. Setelah mengetahui sejarahnya, pasti Anda akan semakin ingin sekali mencoba makanan nikmat yang satu ini.